Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, hingga saat ini tetap mengandalkan wisata pantai sehingga pengembangan terhadap potensi tersebut terus dilakukan. “Memang tak bisa dipungkiri, pantai dan laut merupakan ikon yang melekat pada Kabupaten Cilacap, sehingga potensi wisata yang ada akan terus kita kembangkan,” kata Kepala Bidang Pemasaran dan Penyuluhan Pariwisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Cilacap, Dian Arinda Murni, di Cilacap, Senin (4/5). Ia mengatakan, berbagai upaya yang dilakukan Dinbudpar untuk mengembangkan potensi wisata pantai di Cilacap yakni menggandeng pihak ketiga (swasta) dalam pengelolaan Objek Wisata Pantai Teluk Penyu termasuk di dalamnya Benteng Pendem. Dengan adanya keterlibatan pihak ketiga, kata dia, keberadaan Objek Wisata Pantai Teluk Penyu dan Benteng Pendem dapat lebih tertata serta menarik sehingga kunjungan wisatawan diharapkan dapat meningkat dan dapat lebih banyak menyumbangkan dana bagi pendapatan asli daerah (PAD). Menurut dia, PAD yang disumbangkan sektor pariwisata pada tahun lalu mencapai Rp 400 juta yang sebagian besar berasal dari Teluk Penyu dan Benteng Pendem. “Kita berharap dengan keterlibatan pihak ketiga, PAD yang disumbangkan tahun ini meningkat dua kali lipat dari tahun lalu atau minimal mencapai Rp 600 juta,” katanya. Keterlibatan pihak ketiga terhadap pengelolaan kawasan wisata Teluk Penyu tersebut, menurut Dian, masih dalam rangka uji coba karena jika berhasil, tidak menutup kemungkinan hal itu akan dilakukan pada objek wisata lain. Menyinggung keberadaan objek wisata lainnya di Kabupaten Cilacap dan sebagian besar berada di wilayah pantai, dia mengatakan, Dinbudpar tetap berupaya melakukan pengembangan meski diakui masih adanya beberapa kendala yakni kepemilikan lahan oleh TNI. Kendati demikian, kata dia, Dinbudpar akan berusaha menjembatani para investor yang berminat mengembangkan sejumlah objek wisata pantai tersebut dengan pihak TNI selaku pemilik lahan. Salah satu objek wisata pantai yang saat ini lahannya masih dimiliki TNI, lanjutnya, yakni Pantai Indah Widarapayung yang konon memiliki ombak yang sangat bagus untuk kegiatan selancar. “Kita ingin nantinya Pantai Indah Widarapayung dapat menjadi salah satu tempat berselancar wisatawan domestik maupun mancanegara. Bahkan, saat ini sudah ada dua investor yang tertarik mengembangkan pantai tersebut dan saya kira pihak TNI akan bersedia memberi dukungan,” katanya.
Liburan Bersama Anak di Musim Hujan, Kenapa Enggak?
Musim hujan masih berlangsung, tetapi bukan berarti agenda liburan mesti tertunda, apalagi ada deretan libur panjang di akhir pekan ini. Menikmati tetesan air hujan dari jendela bus, hotel, atau di vila adalah kenikmatan tersendiri. Dan, untuk membuat liburan di musim hujan lebih menyenangkan, tidak ada salahnya membawa anak-anak juga. Ikuti tips berikut.
1. Libatkan anak-anak, kecuali anda merencanakan kejutan buat mereka. Melibatkan anak-anak sejak dalam perencanaan liburan membuat mereka menjadi lebih berarti. Bukan zamannya lagi anak-anak hanya menurut kemauan orangtua termasuk untuk urusan liburan. Perencanaan bersama juga membuat anak-anak menjadi lebih kooperatif untuk petualangan di musim hujan yang butuh perhatian khusus ini. Buatlah komitmen bersama mengenai hal-hal yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Melibatkan anak-anak dari awal memudahkan mereka untuk belajar soal komitmen.
2. Rencanakan jauh-jauh hari. Sering kali pemesanan tiket mendadak membuat anggota keluarga duduk terpisah di bangku pesawat, bus, atau kereta api. Maka, pemesanan tiket jauh-jauh hari akan sangat membantu tiap anggota keluarga mendapat tempat duduk saling berdekatan satu sama lain. Kan asyik tuh tetap bisa bercanda bersama keluarga selama perjalanan.
3. Paket wisata yang ditawarkan agen perjalanan merupakan alternatif menarik di musim hujan. Sebab, biasanya para wisatawan diajak berkeliling dengan bus wisata khusus. Dengan demikian, Anda tidak perlu berganti-ganti kendaraan dan berisiko kehujanan di jalan demi mencapai tujuan.
4. Jangan lupa membawa payung, jaket, dan sepatu anti-air bagi semua anggota keluarga, terutama untuk si kecil. Bagi sebagian orang, membawa payung memang terasa tidak praktis, tetapi bagi sebagian orang, membawa payung membuat mereka lebih nyaman di musim hujan. Kalau Anda enggan membawa payung, pastikan jaket Anda cukup memadai di musim hujan.
6. Pastikan sepatu atau sandal yang Anda bawa tidak licin. Ada sejumlah sepatu dan sandal yang meskipun bentuknya bagus dan keren, tetapi tidak cocok dikenakan untuk musim hujan. Di musim hujan, prioritaskanlah fungsi ketimbang fashion.
7. Pilihlah tempat-tempat menarik yang akan dikunjungi yang terjangkau dengan kendaraan umum, kecuali Anda membawa kendaraan sendiri. Dengan demikian, Anda tidak terlalu lama berjalan di udara terbuka dan mengambil risiko kehujanan di jalan. Lakukanlah riset kecil mengenai tempat-tempat yang akan dikunjungi. Saat ini, informasi mengenai tempat wisata semakin mudah ditemui di internet.
8. Rileks! Liburan adalah saat-saat yang menyenangkan. Jangan jadi perfeksionis mengenai ketepatan waktu, terutama bersama anak-anak. Nikmatilah saat-saat indah ini.
Jangan lupa, secangkir minuman hangat bersama keluarga di musim hujan tidak sekadar menghangatkan badan, tapi juga batin. Selamat berlibur.
10 Hal yang Harus Anda Ketahui Sebelum Berlibur
Melakukan riset kecil sebelum bepergian adalah hal penting yang kerap dilupakan orang. Dengan melakukan riset kita dapat mengetahui sejumlah hal yang perlu kita siapkan sebelum datang ke destinasi tertentu. Namun, seringkali banyak orang bingung hal-hal apa saja yang perlu diketahui sebelum pergi. Berikut 10 hal penting yang wajib Anda ketahui sebelum berangkat liburan. 1. Pelajarilah sebanyak mungkin tentang tempat yang akan dikunjungi. Apa saja atraksi dan tempat-tempat yang menarik di sana. Dengan begitu Anda dapat menentukan prioritas tempat-tempat mana saja yang harus disambangi. 2. Pastikan bagaimana cuaca di tempat yang akan dikunjungi. Dengan demikian, Anda dapat menyesuaikan rencana perjalanan yang sesuai, misalnya menyangkut baju yang dikenakan, obat-obatan yang harus disiapkan. 3. Baik juga mencari tahu kondisi sosial politik terkini di tempat itu. Jangan sampai Anda terjebak di bandara karena sabotase para demonstran. 4. Carilah informasi apakah Anda membutuhkan paspor untuk masuk ke negara tertentu. Pastikan paspor Anda masih berlaku. Beberapa negara tidak mengizinkan orang asing masuk jika masa berlaku paspornya tinggal enam bulan. Perpanjanglah paspor Anda setidaknya enam bulan sebelum masa berlakunya habis. 5. Selain paspor, pastikan apakah Anda membutuhkan visa atau tidak untuk masuk ke negara tertentu. 6. Pastikan pula dokumen apa saja yang Anda butuhkan selama perjalanan. 7. Carilah informasi mengenai steker yang digunakan di negara yang akan Anda kunjungi. Sejumlah negara memiliki jenis steker yang berbeda. Indonesia menggunakan steker berkaki dua, sementara di Amerika berkaki tiga. Jika Anda mengunjungi negara yang menggunakan steker berkaki tiga artinya Anda memerlukan converter. 8. Jika Anda ingin melakukan perjalanan sendiri atau tidak bergabung dalam rombongan agen wisata tertentu, carilah informasi mengenai biaya transportasi lokal setempat. Dengan begitu Anda dapat merencanakan biaya perjalanan dengan baik. Jangan lupa juga untuk memastikan pungutan pajak dan kebiasaan tips di tempat itu. 9. Carilah informasi mengenai nilai kurs mata uang dari negara yang akan dikunjungi. Ini penting untuk merencanakan biaya perjalanan yang dibutuhkan. 10. Baik juga untuk mencari tahu apakah ada hari libur nasional sepanjang kunjungan Anda ke tempat itu. Sebab, biasanya sejumlah kantor layanan publik tutup pada hari libur. Jangan sampai terjadi Anda kelimpungan karena kantor layanan publik tutup sementara Anda terdesak untuk menyelesaikan suatu kepentingan di sana.
10 Pilihan Jalan-jalan Ke Nusa Tenggara Barat
Selain Bali sejumlah destinasi wisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah lama menjadi tujuan para wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara. Biasanya, mereka yang mengunjungi Bali tak lupa melewatkan beberapa hari ke Nusa Tenggara Barat, terutama mengunjungi tiga gili yang berdekatan dengan Pantai Senggigi yaitu Gili Trawangan, Meno, dan Air.
Tapi, tentu saja NTB tidak hanya Senggigi dan gili-gilinya. Ada sepuluh tempat menarik yang pantang dilewatkan jika Anda mengunjungi provinsi itu. Pemerintah daerah setempat berkomitmen mengembangkan 10 kawasan wisata ini.
Berikut 10 kawasan yang bisa menjadi pilihan liburan Anda ke NTB.
1. Mataram Metro. Kawasan ini diorientasikan sebagai kawasan wisata kuliner dan budaya.
2. Senggigi beserta tiga gili (Gili Trawangan, Meno dan Air) untuk wisata bahari dan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) atau yang lazim disebut wisata konvensi.
3. Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) untuk wisata alam dan pegunungan
4. Koridor Tano, Empang, Gili Kramat, Alas Utan serta Agrotamase yang cocok untuk wisata bahari, budaya dan kuliner.
5. Pulau Moyo dan kawasan Teluk Saleh untuk wisata bahari,
6. Kawasan Gunung Tambora untuk wisata alam, pegunungan dan budaya
7. Koridor utama Dompu-Sape juga berorientasi wisata bahari, budaya dan kuliner.
8. Koridor selatan Pulau Lombok yakni Sekotong-Kuta untuk pengembangan wisata bahari, kuliner, budaya dan konvensi,
9. Koridor Mataram-BIL (Bandara Internasional Lombok) yang berpotensi untuk pengembangan wisata alam dan budaya.
10. Selalu Legini cocok untuk wisata alam dan pegunungan.
Melihat Gunung Api di Bawah Laut

Baru-baru ini, sejumlah situs serta blog lokal dan asing ramai membahas gunung api bawah laut raksasa temuan tim gabungan pakar geologi Indonesia, Amerika Serikat, dan Perancis di perairan barat daya Sumatera.
Segenap rasa takjub sekaligus cemas mewarnai pembahasan di dunia maya itu. Maklum, kita lebih terbiasa melihat gambaran gunung di daratan, seperti lukisan pemandangan zaman Mooi Indie.
Sebagai negara kepulauan yang berada dalam pertemuan tiga lempeng kerak bumi utama, yaitu Lempeng Eurasia, Pasifik, dan Indo-Australia, sepanjang kepulauan Indonesia berisi rangkaian gunung berapi di daratan ataupun di bawah permukaan lautnya.
Dari beberapa penelitian dan survei kelautan, sebagian besar gunung api yang telah terdeteksi berada di kedalaman puluhan hingga ribuan kilometer sehingga hanya dapat diselami dengan bantuan alat berteknologi khusus.
Di antara banyak gunung berapi terdapat dua gunung yang berada di perairan cukup dangkal. Salah satunya di Pulau Mahengetang, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Pertengahan Mei lalu dalam kunjungan singkat, saya sempat menyaksikan bentukan alam yang unik ini.
Banua Wuhu, demikian masyarakat setempat menyebut gunung itu, berada hanya 300 meter dari sisi barat daya Pulau Mahengetang. Titik kepundan gunung ditandai oleh keluarnya gelembung di antara bebatuan di kedalaman 8 meter. Suhu air rata-rata di sana 37-38 derajat celsius. Di sejumlah lubang, keluar air panas yang tampaknya mampu membuat tangan telanjang melepuh bila coba-coba merogoh ke dalamnya.
Saya hanya sempat menyelam dua kali di sini. Pertama, karena terlalu sore, pasang telah naik dan arus cukup kuat. Keesokan harinya kami turun tepat saat arus mati, yaitu masa antara pergantian arus pasang dan surut. Saat itu kami dapat menjelajahi topografi Banua Wuhu berupa bukit dan lembah tumpukan bebatuan berukuran besar. Kehidupan biota laut juga tak kalah menarik, koloni terumbu karang yang rapat dan sehat terhampar di kedalaman 10 meter hingga 20 meter.
Konon terdapat lorong bawah laut yang tembus dua arah. Masyarakat setempat menyelenggarakan upacara tulude setiap akhir Januari. Dua minggu sebelum ritual tersebut, seorang tetua adat akan menyelam dengan membawa piring putih berisi emas ke lorong tersebut sebagai persembahan agar Banua Wuhu tidak murka.
Wisata Offroad Jatim Part IV
|
Setelah sukses menggelar Wisata Offroad Jatim Part III tahun lalu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur kembali menggelar even serupa. Ditandai dengan start bagi para offroader dari City of Tomorrow (Cito) Surabaya, Sabtu (6/06) pagi, untuk menuju ke Taman Dayu Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Selain ke Taman Dayu Offroad, sore harinya para offroader akan diajak menuju ke wisata Baung Camp Purwodadi. Di sana mereka akan beristirahat sejenak, baru malam harinya diadakan game offroad dengan menyajikan tantangan-tantangan maut bagi peserta di malam hari. Permainan offroad di wisata Baung Camp Purwodadi itu, dilanjutkan hingga esok harinya. Dengan beberapa tahapan yang dikemas dalam sebuah perlombaan. “Meski serupa dengan tahun lalu, tapi animo penggemar offroad kita masih tetap sama,” ujar Boy Andi Ariffudin, salah satu pantia Wisata Offroad Jatim pada EastJava Traveler. Acara yang diselenggarakan berkat kerjasama Disbudpar Jatim dengan Polda Jatim, Indosat, Djarum, dan Disbudpar Kabupaten Pasuruan ini bertujuan untuk mengenalkan beberapa obyek wisata di Propinsi Jatim melalui wisata offroad. Seperti dikatakan Kepala Disbudpar Jatim Drs Joni Irianto Bsc, melalui agenda tahunan wisata offroad Jatim ini semoga kita dapat mengetahui perkembangan obyek wisata yang ada di propinsi ini. “Sehingga nantinya dapat mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Jawa Timur,” ujarnya. |
10 Tips Hemat Berlibur ala Backpacker
|
10 Tips Hemat Berlibur ala Backpacker Anda menyukai liburan ala Backpacker Tourist alias Turis Tas Punggung?
Berikut beberapa tips-tips yang bisa anda lakukan sebelum dan selama berlibur : 1. Persiapkan budget sebaik mungkin dan jauh-jauh hari sebelumnya. Apalagi jika anda mempunyai rencana berlibur yang cukup panjang ke luar kota apalagike luar negeri. Lebih panjang waktu persiapannya tentu lebih baik. |
|
Rekreasi Menyenangkan Untuk Anak
Sudah menjadi kewajiban bagi semua orang untuk menyegarkan semangat dan menguatkan tubuhnya dengan rekreasi yang sehat. Anak-anak sekolah Minggu kita pun memerlukan hal ini. Walaupun perjumpaan dan kegiatan di sekolah Minggu mungkin hanya satu kali dalam satu minggu, sekolah Minggu juga harus berperan untuk membangkitkan kembali semangat anak-anak yang sudah jenuh dengan rutinitas mereka sehari-hari melalui rekreasi. Mengajak anak untuk tamasya adalah suatu hal yang disarankan. Jadi, tak perlu ke tempat-tempat wisata yang mahal atau jauh.
Harus diingat jika akan mengadakan rekreasi, segala sesuatu dalam acara itu akan lebih mudah jika persiapan-persiapan dilakukan sebaik mungkin. Rekreasi akan menjadi menyenangkan sejak awal apabila kita melibatkan anak-anak sebagai bagian dari rencana persiapan itu. Bagaimana kita dapat melibatkan anak-anak dalam persiapan tersebut?
- Berikan beberapa pilihan kepada anak-anak terkait dengan hal-hal yang tidak saja menyangkut dirinya sendiri, tetapi juga memengaruhi seluruh peserta rekreasi secara keseluruhan. Misalnya memberikan beberapa pilihan tempat atau acara rekreasi. Mintalah mereka membuat pilihan tanpa memikirkan diri sendiri tetapi memikirkan seluruh anggota. Misalnya, jika pergi ke tempat yang jauh berarti biaya akan lebih mahal, apakah seluruh anggota bisa membayar iuran yang besar? Dengan begitu, melalui rekreasi, dari awal kita sudah memberikan pendidikan rohani kepada mereka dengan tidak memikirkan diri sendiri.
- Sebelum memulai kegiatan, beritahukan kepada anak-anak apa yang diharapkan dari mereka dalam rekreasi ini dan apa harapan mereka dalam rekreasi ini. Jika ada timbal balik seperti ini, kita dapat membuat rekreasi menjadi lebih menyenangkan. Karena ini adakanlah rekreasi sekolah Minggu, tentunya kita mengharapkan pengenalan mereka akan Allah disegarkan kembali melalui hal-hal yang ditemuinya dalam acara rekreasi tersebut. Entah melalui alam, melalui percakapan dengan teman-teman, melalui acara, dll.
- Jika memungkinkan siapkan tas piknik untuk setiap anak walaupun hanya terbuat dari kertas atau plastik. Minta setiap anak membawa daftar barang-barang apa saja yang akan mereka bawa ke rekreasi tersebut. Di sekolah Minggu, bersama-sama pilihkan barang yang perlu atau tidak perlu dibawa untuk dimasukkan dalam tas piknik mereka. Anak-anak pasti suka sekali dan semakin bersemangat mengikuti acara rekreasi ini.
Pasar Seni Sukawati, Berani Tawar Berapa?

Bali, Pulau Dewata nan eksotik ini tak hanya memiliki Tanah Lot yang indah, atau Pantai Kuta yang sudah mendunia. Tetapi juga ada tempat lain yang tak kalah menarik,yaitu Pasar Seni Sukawati.
Jika berlibur ke Bali, jangan lupa mampir ke Pasar Seni Sukawati. Saran itu sering diucapkan para pemandu wisata di Bali. Pasar yang terletak di daerah Sukawati, takjauh dari Ubud, terkenal sebagai pasar seni dengan harga murah.Barang-barang yang dijual cukup menarik dan harganya pun miring. Mulai dari sandal manik-manik, celana pendek khas Bali, pakaian, batik, tas,lukisan, patung kayu, bed cover, alat-alat rumah tangga sampai pernak-pernik dan perhiasaan dijual disini
Disini jangan takut menawar, penjual tidak akan marah kalau kita menawar dengan harga rendah. Sepasang sandal manik-manik kalau kita pandai menawar bisa kita beli seharga sepuluh ribu rupiah. Bahkan dalam tawar menawar disarankan untuk menawar sepertiga dari harga jual.
Bila merasa kurang puas dengan harga yang sedang dinegoisasi, jangan takut untuk meninggalkan si penjual. Selama harga tersebut masih menghasilkan untung bagi si penjual, pasti Anda akan dipanggil kembali. Barang yang paling laku biasanya sandal, pakaian, dan barang-barang seni khas Bali.
Kalau mau belanja, sebaiknya pagi hari. Karena pada pagi hari sekitar pukul 8– 10, para penjualnya baru selesai sembahyang. Nah menurut kepercayaan mereka, apabila berhasil jualan di pagi hari, maka akan mendatangkan kelarisan untuk jam-jam kedepannya. Hal ini biasa disebut sebagai“penglaris”.
Pasar Seni Sukawati telah berdiri dari tahun delapan puluhan. Buka jam delapan pagi sampai jam enam sore. Kecuali hari Galungan dan Nyepi, Pasar Sukawati buka setiap hari dan biasanya ramai pada hari Minggu atau hari libur. Komang, salah seorang pedagang yang sudah berjualan di Pasar Seni Sukawati selama 10 tahun mengatakan,“Kalau hari biasa sepi, tapi kalau hari libur ramai, karena banyak turis asing yang datang kesini.” ujarnya.
Belanja disini juga harus memperhatikan kualitas. Periksalah kualitas barang, jangan sampai Anda kecewa dengan barang yang dibeli. Nah seperti saran para pemandu wisata. Jika ke Bali, jangan lupa mampir ke Pasar Seni Sukawati.
Jalan-jalan ke Kupang
Pertama kali menginjakkan kaki di bandara El Tari, Kupang, yang terlintas di benak adalah panasnya kota ini yang katanya melebihi Jakarta. Suhunya berkisar 30-34 derajat celcius. Kota Kupang, adalah ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan luas wilayah 229,97 km2 dan dengan populasi penduduk mencapai 232.842 jiwa (sensus 2000).
Lalu lintas kota Kupang tidaklah padat. Bahkan karena berbatasan langsung dengan teluk Kupang di sebelah Utara, mulai dari Jalan Sumba hingga Jalan Pahlawan, jalanannya persis berada di pinggir pantai. Sembari melintasi jalan tersebut, mata dimanjakan oleh pemandangan lautan nan indah. Ada beberapa jalan yang naik-turun sehingga kita harus berhati-hati.

Kota Kupang memiliki beberapa ciri khas yang unik. Salah satunya angkutan umumnya yang disebut Bemo, kalau di Jakarta atau Bandung biasa disebut Angkot. Uniknya, para supir Bemo menyetel musik dengan suara keras agar calon penumpang tertarik. Katanya, jika suaranya tidak keras, penumpang biasanya kurang tertarik. Pantas saja hampir semua Bemo di Kupang dilengkapi sound system. Tapi bukan itu saja, Bemo juga di make-up secantik mungkin agar penumpang merasa nyaman dan senang.
Selain Bemo, Kupang juga punya wisata bahari yang memikat, yakni Pantai Lasiana. Dengan pasir pantai yang lembut, air laut yang jernih, serta deretan pohon kelapa dengan nyiur yang melambai, semakin menambah keindahan pantai ini. Dari kejauhan kita juga dapat melihat Gunung Fatuleu yang bentuknya mirip seorang putri yang sedang tidur. Uniknya lagi, di pantai ini kita juga dapat menyaksikan sunset dan sunrise.

Puas berjemur di Pantai Lasiana, ada lagi tempat rekreasi yang menarik, yaitu Gua Monyet. Gua Monyet adalah taman rekreasi dimana monyet-monyet dibiarkan hidup bebas. Sejak didirikan tahun 1998, jumlah monyet yang berkembang biak mencapai lebih dari 300 ekor. Sayangnya, biaya pemeliharaan mereka amat minim sehingga uluran tangan dari pengunjung sangat diharapkan.
Di Kupang, yang menjadi makanan khas adalah daging se’I, yakni daging sapi atau babi yang rasanya asin tanpa harus dibumbui lagi dengan garam dan dagingnya empuk, sehingga kita mudah mengunyahnya. Biasanya daging se’I dimasak dengan cara dibakar atau digoreng. Keduanya sama-sama enak dan gurih.
Keunikan lain dari Kota Kupang adalah bahasa yang terpenggal pengucapannya. Misalnya, sonde yang berarti tidak, hanya diucapkan son. Atau beta yang berarti saya disingkat menjadi be. Ada juga pergi yang hanya diucapkan pi dan jangan yang hanya diucapkan jang.
Dengan banyaknya keunikan kota Kupang, maka bertambahlah keragaman yang ada di Indonesia. Kita sebagai bangsa Indonesia tentunya berbangga hati dan harus ikut melestarikan keragaman budaya yang menjadi ciri khas Indonesia.




